Oohh Ternyata Namanya YBJ alias Yellow Box Junction

Dulu kalo melewati sebuah simpang bersinyal di Banda Aceh saya selalu bertnya-tanya, gunanya garis-garis kuning di tengah-tengah simpang itu apa ya? Sambilan nunggu lampu hijau nyala, saya mencoba menebak-nebak apa gerangan fungsi garis tadi, gak mungkin mural gak mungkin gak ada tujuan. Sebagai mahasiswa transportasi saya merasa kecolongan dalam hal ini -__- . Mungkin ada yang tau fungsinya buat apa, dan mungkin ada juga yang gak tau seperti saya ini #hinadina

Oke, jika ada yang bilang “cari aja di gugle’ atau “search aja di gugle” . Hellooo keyword nya apaaa?!!

“garis-garis kuning simpang”?

“apakah garis yang buat saya penasaran?”

“eh Om, garis kuning di simpang apa ya?”

Dikarenakan malas dan rasa penasaran yang mulai berkurang “biarin aja kuning-kuning, toh gak ngaruh juga kayaknya”

Saya pun menutup kasus ini.. “prakk!!”

Sampai suatu saat saya lagi ngecek TL ada yang share tentang “sesuatu” yang saya duga sebagai jawaban atas pertanyaanku selama ini. Kalo gak salah yang ngeshare nya @iloveaceh melalui sebuah tulisan warga #tulisanwarga BPM Kota Banda Aceh

Naaahhhh!!!!!!!!!!

Diketahuilah bahwa yang dimaksud selama ini adalah suatu sistem penataan simpang yang disebut Yellow Box Junction

…..

seketika rasa penasaran berubah menjadi rasa perangsangan #eh

jadi bagi yang belum mengetahui apa itu Yellow Box Junction, saya akan share penjelasannya langsung saya copas dari sumber BPM Kota Banda Aceh Berikut ini :

—————————————————————————————————————————————————

Aturan mainnya, walaupun lampu lalu lintas sudah hijau, pengguna jalan yang belum masuk Yellow Box Junction harus berhenti jika masih ada kendaraan lain di dalam area kotak kuning itu. “Mereka baru bisa maju jika kendaraan di dalam YBJ sudah keluar,” dengan YBJ, diharapkan kemacetan di persimpangan tidak terkunci. Banyak pengguna kendaraan bermotor tetap menerobos lampu merah, saat antrean kendaraan di depannya belum terurai.

Meski lampu merah sudah hijau, pengguna jalan yang belum masuk YBJ harus berhenti. Mereka baru bisa maju jika kendaraan di dalam YBJ sudah keluar.

Bagi pengendara yang tetap memaksa memasukkan kendaraannya ke dalam YBJ, padahal masih ada kendaraan lain di dalamnya, maka akan ditilang, ini sama saja melanggar marka jalan.

Dalam penjelasan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, pasal 287 (2) juncto Pasal 106 (4) huruf a, b berisi tentang rambu-rambu lalu lintas dan harus berhenti di belakang garis stop. Pelanggarnya dapat dijerat pidana kurungan dua bulan penjara atau denda Rp 500.000.

“Bunyi Pasal 287 (2)”

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf c dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

“Bunyi Pasal 106(4)”

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mematuhi ketentuan:

  1. Rambu perintah atau rambu larangan;
  2. Marka Jalan;
  3. Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas;
  4. Gerakan Lalu Lintas;
  5. Berhenti dan Parkir;
  6. Peringatan dengan bunyi dan sinar;
  7. Kecepatan maksimal atau minimal; dan/atau
  8. Tata cara penggandengan dan penempelan dengan Kendaraan lain.

Titik lokasi pemasangan Yellow Box di Kota Banda Aceh Tahun 2011 :

  1. Sp. PU
  2. Sp. Surabaya
  3. Sp. Peuniti
  4. Sp. Kodim
  5. Persimpang menuju Jl. Abdullah Ujung rimba
  6. Sp. Jambo tape
  7. Pintu Keluar Masuk Kantor Dishubkominfo Kota

Yellow Box Junction akan berfungsi maksimal jika ada kesadaran dari pengguna jalan. Sebab kesadaran warga juga kunci utama kelancaran lalu lintas. Jadi jika pengendara melihat jalur di depan tersendat, sebaiknya tidak memaksa masuk ke YBJ walaupun lampu masih hijau. Sehingga ketika jalur lain hijau, tidak akan terjadi kemacetan total.

—————————————————————————————————————————————————

Jadi begitulah penjelasan mengenai Yellow Box Junction.. Semua tidak dapat terlaksana secara baik jika tidak ada kesadaran pengguna jalan dan sosialisasi dari pemerintah.

Wassalam,

Yuk Order Laptopper buat Laptop mu 🙂

Follow akun Twitter saya benar – benar tidak dapat menyebabkan kantuk, serangan jantung, impotensi apalagi gangguan kehamilan dan janin -__-” suwerr

Yuk order Laptopper untuk Laptop mu 🙂

Share and Enjoy

Comments
  1. 5 years ago
    • 5 years ago
  2. 5 years ago
    • 5 years ago
      • 5 years ago
        • 5 years ago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow

Get every new post delivered to your Inbox

Join other followers:

Email
Print
%d bloggers like this: